Padong Buaya Merupakan obyek Wisata yang terletak tidak jauh dari titik kota dengan jarak ± 8 km dan memiliki luas 12 ha.

Secara Mythologi, Padong Buaya dan Padong Rumpang berhubungan dengan cerita Tullah Benua yaitu seekor Buaya raksasa dan Gulong Uwi yaitu seekor Naga Hijau. Pada zaman dahulu, Pulau Kalimantan ini tenggelam, yang terlihat hanya sebuah puncak bernama Gunung Lancak. Tullah Benua dan Gulong Uwi membantu Layengka anak keturunan Tiong (burung beo) dan Kandang (Burung Murai) mencari jaring sanggulnya yang hanyut dan ditemukan oleh Sabang di Kampung Lancak. Kawasan tempat bertahta Tullah Benua diberi nama Padong Buaya. Kawasan ini juga menjadi tempat dimakamkannya Sabang, suami Layengka. Disekitar makam Sabang bermunculan Tanaman yang sekarang disebut Tanaman Sabang Merah.

Lokasi ini sangat menarik apabila di jadikan spot memancing.

'